BRMP Sulteng Hadiri Rapat Percepatan Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026
Jakarta, 27 Februari 2026. Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan program cetak sawah tahun anggaran 2026, telah dilaksanakan Rapat Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Cetak Sawah pada Jumat–Sabtu, 27–28 Februari 2026, bertempat di Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center, Jakarta Selatan.
Rapat ini bertujuan memastikan kesiapan pelaksanaan serta percepatan proses kontrak kegiatan konstruksi cetak sawah agar berjalan tepat waktu, tertib administrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BRMP Sulawesi Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, didampingi Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian serta Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian. Kehadiran BRMP Sulawesi Tengah menjadi penting mengingat besarnya target cetak sawah di wilayah Sulawesi Tengah yang mencapai 10.180 hektare pada tahun 2025.
Melalui rapat koordinasi ini, dibahas berbagai strategi percepatan pelaksanaan konstruksi cetak sawah guna memastikan target dapat tercapai secara optimal. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Seperti yang selalu di sampaikan menteri pertanian Andi Amran Sulaiman, percepatan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) merupakan langkah strategis dalam memperkuat swasembada pangan nasional. Menteri Pertanian menegaskan bahwa waktu pelaksanaan semakin terbatas sehingga seluruh jajaran harus bergerak cepat dan bekerja secara maksimal. Waktunya tinggal satu bulan. Target kontrak cetak sawah 101 ribu hektare harus diselesaikan. Saya minta seluruh jajaran, termasuk TNI, bergerak cepat dan bekerja total.
Percepatan program ini juga menjadi respons terhadap tantangan ketahanan pangan global akibat kondisi iklim dunia yang semakin tidak menentu, termasuk potensi El Nino. Oleh karena itu, penyelesaian kontrak cetak sawah hingga Maret 2026 menjadi prioritas bersama dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Melalui koordinasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan pelaksanaan program cetak sawah dapat berjalan efektif serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional
Penulis : Muh. Fajrin Utina
Editor : Irwan suluk Padang